Jakarta, KasumbaNews.Com – Babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia resmi berakhir, dan enam negara telah memastikan langkah mereka ke ronde keempat, fase krusial menuju panggung sepak bola dunia. Salah satu negara yang mencuri perhatian adalah Indonesia, yang berhasil melaju usai menempati posisi keempat di Grup C.

Berikut daftar enam negara yang lolos ke ronde keempat:

  1. Indonesia
  2. Arab Saudi
  3. Qatar
  4. Uni Emirat Arab
  5. Oman
  6. Irak

Keenam negara ini merupakan tim-tim yang finis di posisi tiga dan empat klasemen akhir fase grup pada ronde ketiga. Meskipun tak meraih posisi dua besar untuk lolos langsung, mereka kini berpeluang besar melaju ke Piala Dunia melalui jalur ronde keempat dan kelima.

Ronde keempat akan digelar pada Oktober 2025, terdiri dari dua grup berisi tiga tim. Setiap tim akan bermain dua kali (home/away atau di tempat netral). Nantinya:

  • Juara grup akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
  • Runner-up grup akan bertanding di ronde kelima, yakni playoff zona Asia, memperebutkan satu tempat di babak playoff antarbenua.

Indonesia untuk pertama kalinya berhasil menembus ronde keempat kualifikasi zona Asia. Perjalanan impresif anak asuh Shin Tae-yong dari babak awal hingga finis di posisi empat Grup C mencerminkan progres besar sepak bola nasional. Kemenangan dramatis atas China menjadi penentu langkah Garuda ke fase berikutnya.

Tim-tim kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Iran telah mengunci tiket lolos langsung melalui jalur juara dan runner-up grup. Kini, mata publik tertuju pada enam negara yang akan memperebutkan dua tiket otomatis tersisa dan satu jalur playoff di ronde keempat.

Jadwal Selanjutnya

  • Drawing resmi ronde keempat dijadwalkan pada 17 Juli 2025 di Osaka, Jepang.
  • Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 8, 11, dan 14 Oktober 2025.

Ronde keempat menjadi babak penentu yang sangat strategis. Bagi Indonesia, ini adalah momentum emas untuk melangkah lebih dekat ke Piala Dunia setelah hampir sembilan dekade sejak satu-satunya keikutsertaan sebagai Hindia Belanda pada 1938.