Bupati Lamandau Ikuti Retreat di IPDN Jatinangor, Tampilkan Budaya Dayak dan Fokus Percepat Pembangunan
Sumedang — Bupati Lamandau, H. Rizky Aditya Putra, bersama Wakil Bupati Abdul Hamid, mengikuti kegiatan retreat kepala daerah gelombang kedua yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada 22 hingga 26 Juni 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 91 kepala daerah dari seluruh Indonesia dan bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, menyelaraskan arah kebijakan nasional, serta membangun jejaring strategis antar kepala daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Retreat ini juga menjadi forum reflektif bagi kepala daerah untuk meningkatkan kedisiplinan, komitmen pelayanan publik, serta pemahaman terhadap visi pembangunan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Selasa, (24/06/2025).
Dalam suasana yang akrab namun tetap formal, Bupati Rizky tampil mencolok saat makan malam resmi dengan mengenakan batik khas Dayak Lamandau yang penuh makna filosofis. Pakaian tersebut menggambarkan kekayaan budaya lokal serta semangat kemandirian pangan dan persatuan, yang menjadi ciri khas daerah berjuluk “Bahaum Bakuba” tersebut. Penampilan unik ini pun mendapat perhatian dan pujian dari Wakil Menteri Dalam Negeri.
“Kami tidak hanya hadir untuk menerima materi, tapi juga untuk membangun kolaborasi lintas daerah dan kementerian demi percepatan pembangunan di Lamandau, khususnya sektor pertanian, perkebunan, dan ekonomi masyarakat,” ujar Rizky dalam keterangannya.
Retreat ini dirancang tanpa protokoler dan pendamping, di mana seluruh peserta melayani diri sendiri, sebagai simbol kesederhanaan dan persamaan antarpemimpin daerah. Selain sesi kelas dan dialog kebijakan, kegiatan juga dilengkapi dengan tur kampus IPDN, pengenalan nilai dasar kepemimpinan, serta simulasi situasi krisis daerah.
Dengan semangat “fokus, disiplin, dan siap”, Bupati Lamandau berharap hasil dari retreat ini dapat diterjemahkan langsung ke dalam langkah nyata pembangunan daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Lamandau.

Tinggalkan Balasan