Gubernur Agustiar Sabran Buka Pasar Murah dan Motivasi Pelajar Saat Kunjungan ke SMAN 4 Muara Teweh
Muara Teweh-Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Barito Utara dengan meninjau SMAN 4 Muara Teweh sekaligus membuka kegiatan Pasar Murah, Minggu (16/11/2025). Kehadiran Gubernur didampingi unsur Forkopimda, termasuk Kapolda dan Kabinda Kalteng, serta Bupati Barito Utara dan sejumlah Kepala OPD.
Kegiatan Pasar Murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan menekan inflasi daerah. Program ini juga sejalan dengan prioritas pembangunan melalui Huma Betang, yang menyasar bantuan langsung kepada masyarakat menengah ke bawah. Menjelang Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pasar murah diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat.
Dalam sambutannya di hadapan para siswa, Gubernur memberikan pesan khusus mengenai pentingnya tekad dan disiplin dalam meraih cita-cita.
“Tentunya anak-anakku sekalian punya niat, punya kemauan, punya tekad, punya kesadaran untuk menjaga itu. Hidup ini tidak ada yang tidak mungkin. Ada niat, ada kemauan, insya Allah pasti ada jalannya,” ujar Gubernur.
Ia juga mengingatkan para siswa agar berhati-hati dalam bergaul, mengingat usia mereka yang sedang dalam masa pencarian jati diri.
“Anak-anakku sekalian ini masih mencari jati diri. Untuk itu, hati-hati dengan pergaulan, hati-hati dengan lingkungan,” pesan Gubernur.
Tidak hanya kepada para siswa, Gubernur juga memberikan apresiasi dan pesan kepada para guru serta wali murid agar terus memberikan teladan dan pendidikan yang terbaik.
“Terima kasih kepada Kepala Sekolah, kepada guru, jangan pernah berhenti meneladani mereka, Bu, mengajari mereka, Bu, mereka mencari jati diri, kita yang harus bersabar untuk mengedukasi mereka, memberi mereka teladan,” ujar Gubernur.
Di akhir sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda, termasuk melalui nyanyian daerah di lingkungan sekolah.
“Kita harus guyub, harus rukun,” pungkasnya.
Pasar Murah yang digelar di SMAN 4 Muara Teweh menyediakan 300 paket sembako berisi beras 5 kg, gula pasir 1 kg, dan minyak goreng 2 liter dengan harga dasar Rp 147.500. Setelah mendapat subsidi sebesar Rp 132.500 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, paket tersebut seharusnya ditebus Rp 15.000 oleh masyarakat. Namun, Gubernur memutuskan untuk menggratiskan seluruh paket yang disalurkan dalam kegiatan tersebut.
Untuk Kabupaten Barito Utara, Pemerintah Provinsi juga menyalurkan 9.416 paket sembako dalam Pasar Murah Desa Tahap II menjelang Natal dan Tahun Baru, menyasar 93 desa.
Selain membuka pasar murah, Gubernur Agustiar Sabran dan rombongan juga meninjau pelaksanaan digitalisasi pendidikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), layanan cek kesehatan gratis, serta melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari penguatan lingkungan di sekolah.

Tinggalkan Balasan