Palangka Raya  — Forum Sidang Raya Mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) resmi menetapkan Fernando Fairsky sebagai Penjabat Sementara (Pjs.) Presiden Mahasiswa UPR. Penetapan ini dilakukan usai forum yang berlangsung sejak 23 hingga 25 Juni 2025 menyepakati satu nama dari tiga kandidat yang mengajukan diri secara resmi dalam forum tersebut.

Fernando akan mengemban tugas sebagai Pjs. Presiden Mahasiswa UPR selama masa transisi menuju pelaksanaan Pemilihan Raya (Pemira) Presiden Mahasiswa UPR periode 2025–2026. Dalam masa jabatannya yang bersifat sementara, ia diharapkan mampu menjalankan roda organisasi dan memastikan jalannya proses demokrasi mahasiswa secara tertib dan partisipatif.

Diketahui, Fernando Fairsky bukan sosok baru di lingkungan pergerakan mahasiswa UPR. Ia baru saja menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPR periode 2024–2025, dan juga merupakan kader aktif dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat FISIP UPR.

Presiden Mahasiswa UPR demisioner, David Benedictus Situmorang, menyampaikan harapannya agar Pjs. yang baru dapat menjalankan tugas dengan tanggung jawab penuh, meskipun dalam periode waktu yang relatif singkat. “Harapan saya, Pjs. Presma dapat menjalankan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya, menjaga keberlanjutan roda organisasi, serta mengawal proses Pemira dengan integritas,” ujar David. Kamis, (26/06/2025)

Menanggapi penetapannya, Fernando menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh peserta forum yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia berkomitmen untuk menjadikan masa transisi ini sebagai momentum konsolidasi dan persiapan bagi lahirnya kepemimpinan baru di tingkat mahasiswa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada forum yang telah mempercayakan amanah ini kepada saya. Saya berharap seluruh elemen mahasiswa dapat bekerja sama menyukseskan Pemira Raya UPR, sebagai bagian dari proses regenerasi yang sehat dan demokratis,” ungkap Fernando.

Dengan ditetapkannya Fernando Fairsky sebagai Pjs. Presiden Mahasiswa UPR, diharapkan roda organisasi mahasiswa tingkat universitas tetap berjalan dinamis, sembari mempersiapkan pemimpin baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan mahasiswa UPR ke depan.